PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Seksualitas ManusiaPsikologi Klinis

Asfiksia Erotik

erotic asphyxiation

Ringkasan Singkat

Asfiksia erotik adalah bentuk kepuasan seksual yang dikaitkan dengan pembatasan pernapasan selama aktivitas seksual.

Asfiksia erotik, yang juga dikenal sebagai asfiksia autoerotik jika dilakukan sendirian, adalah praktik seksual di mana individu secara sengaja membatasi suplai oksigen ke otak untuk meningkatkan intensitas orgasme atau kenikmatan seksual. Kondisi hipoksia (kekurangan oksigen) sementara ini sering kali dikombinasikan dengan masturbasi atau aktivitas seksual dengan pasangan. Praktik ini sangat berbahaya karena risiko kehilangan kesadaran secara tiba-tiba yang dapat menyebabkan kematian akibat mati lemas (asfiksiasi) jika sistem pengaman gagal. Dalam psikologi klinis dan kedokteran forensik, asfiksia erotik sering dikategorikan sebagai perilaku paraphilik yang berisiko tinggi dan memerlukan penanganan medis atau psikologis jika menjadi kompulsi yang membahayakan nyawa.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Sauvageau, A., & Geberth, V. J. (2014). Autoerotic Deaths: Practical Guides for the Investigator.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback